Telusuri
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional
Responsive Advertisement
  • Home
  • Tips HRD
    • Tips
    • HRD Modern
    • Tugas HRD
    • Tantangan HRD
  • Personalia
    • Advertorial
  • Advertorial
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional
Telusuri
Beranda Karyawan Tidak Disiplin Absensi Peran HRD Tips HRD HRD dalam Menangani Absensi tidak Disiplin
Karyawan Tidak Disiplin Absensi Peran HRD Tips HRD

HRD dalam Menangani Absensi tidak Disiplin

Najah Digital
TipsHRD.com
11 Des, 2025
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

HRD dalam Menangani Absensi tidak Disiplin
HRD dalam Menangani Absensi tidak Disiplin

Strategi HRD dalam Menangani Absensi Tidak Disiplin di Perusahaan

Absensi yang tidak disiplin merupakan salah satu masalah klasik yang sering dihadapi oleh departemen Human Resource Development (HRD). Ketidakhadiran yang berlebihan, keterlambatan rutin, atau pulang lebih awal tanpa izin dapat berdampak langsung pada produktivitas, alur kerja, dan moral tim. Karena itu, HRD perlu menerapkan pendekatan sistematis, terukur, dan konsisten dalam menangani isu absensi agar operasional perusahaan tetap berjalan optimal.

Artikel ini mengulas secara lengkap bagaimana HRD menangani absensi tidak disiplin melalui langkah pencegahan, pemantauan, intervensi, hingga tindakan disipliner formal. Untuk referensi HR lainnya, Anda juga bisa mengunjungi tipshrd.com.


1. Menetapkan Pencegahan dan Kebijakan Absensi yang Jelas

Langkah pertama dalam mengelola absensi adalah memastikan bahwa seluruh karyawan memahami aturan perusahaan sejak awal. HRD harus membuat kebijakan absensi yang jelas, terstruktur, dan mudah dipahami oleh semua level karyawan.

✔ Kebijakan Absensi yang Transparan

Kebijakan harus mencakup definisi ketidakhadiran berlebihan, aturan keterlambatan, prosedur izin, cuti sakit, dan sanksi yang berlaku. Dengan aturan yang tegas, potensi pelanggaran dapat diminimalkan sejak awal.

✔ Sosialisasi dan Pelatihan Berkelanjutan

HRD perlu melakukan sosialisasi secara berkala melalui onboarding, email, training reguler, atau meeting divisi untuk memastikan setiap karyawan tetap memahami pentingnya disiplin kehadiran.

✔ Teladan dari Pimpinan

Manajer dan supervisor adalah role model bagi timnya. Ketika pimpinan menunjukkan disiplin yang baik, karyawan cenderung mengikuti hal tersebut.

✔ Penggunaan Teknologi Absensi

Penggunaan HRIS, fingerprint, RFID, hingga aplikasi mobile dapat membantu HRD melakukan monitoring kehadiran secara akurat dan real-time. Sistem digital juga memudahkan analisis pola absensi.


2. Pemantauan dan Analisis Data Absensi

Setelah kebijakan dibuat, HRD harus melakukan pemantauan kehadiran secara konsisten. Data absensi bukan hanya catatan kehadiran, tetapi juga alat analisis untuk mengetahui potensi masalah sebelum membesar.

✔ Analisis Pola Ketidakhadiran

HRD harus meninjau frekuensi, durasi, dan alasan ketidakhadiran. Misalnya, karyawan yang sering absen setiap hari Senin bisa menunjukkan indikasi masalah motivasi atau kepuasan kerja.

✔ Penyelidikan Informal

Sebelum tindakan formal dilakukan, HRD dapat melakukan pendekatan non-resmi untuk memahami apakah terdapat masalah kesehatan, keluarga, atau beban kerja yang menjadi penyebab absen.

Pendekatan awal ini sangat efektif dalam membangun hubungan positif dan menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap kondisi karyawan.


3. Intervensi Non-Formal dan Konseling Karyawan

Jika ketidakhadiran terus berlanjut, HRD dapat melakukan intervensi secara suportif melalui konseling atau percakapan pribadi.

✔ Return-to-Work Interview

Wawancara singkat setiap kali karyawan kembali bekerja setelah absen dapat membantu HRD memahami alasan absensi sekaligus memberikan edukasi ulang terkait harapan perusahaan.

✔ Memberikan Umpan Balik yang Konstruktif

Umpan balik harus disampaikan dengan bahasa profesional, jelas, dan tegas. HRD perlu menjelaskan bagaimana absensi karyawan mempengaruhi produktivitas tim serta operasional perusahaan.

✔ Membuat Rencana Perbaikan

Jika masalah absensi cukup serius, HRD dapat membantu karyawan menyusun rencana perbaikan (improvement plan) yang memiliki:

  • target yang terukur

  • timeline yang jelas

  • konsekuensi bila tidak dipatuhi

Pendekatan ini membantu karyawan merasa didukung sekaligus bertanggung jawab atas perbaikan perilakunya.


4. Tindakan Disipliner Formal Sesuai Kebijakan Perusahaan

Ketika intervensi non-formal tidak menghasilkan perubahan, langkah berikutnya adalah menerapkan tindakan disipliner formal. Prosedur ini penting dilakukan secara adil dan sesuai hukum ketenagakerjaan.

✔ Penerbitan Surat Peringatan (SP)

HRD biasanya menerbitkan SP secara bertahap:

  • SP 1 → Teguran awal dan pembinaan

  • SP 2 → Penegasan pelanggaran dan monitoring ketat

  • SP 3 → Peringatan terakhir sebelum sanksi berat

Dokumentasi SP wajib disimpan sebagai bukti jika terjadi sengketa di kemudian hari.

✔ Sanksi Disiplin Tambahan

Jika pelanggaran tetap terjadi, perusahaan dapat memberikan sanksi lain seperti:

  • penundaan promosi

  • penundaan kenaikan gaji

  • skorsing

  • PHK (sebagai langkah terakhir)

Tindakan ini harus diterapkan dengan hati-hati dan berdasarkan bukti kuat agar perusahaan tetap aman secara hukum.


5. Dukungan dan Upaya Pencegahan Jangka Panjang

Pendekatan HRD tidak hanya fokus pada hukuman, tetapi juga mencari akar masalah yang memengaruhi karyawan.

✔ Program Kesejahteraan Karyawan

Karyawan yang memiliki masalah kesehatan, stres, burnout, atau persoalan pribadi mungkin mengalami kesulitan menjaga kedisiplinan absensi. HRD dapat menyediakan:

  • layanan konseling

  • program kesehatan

  • penyesuaian shift

  • fleksibilitas kerja (dengan syarat tertentu)

✔ Membangun Lingkungan Kerja yang Positif

Karyawan yang merasa bahagia, dihargai, dan terlibat dalam pekerjaannya cenderung memiliki tingkat kehadiran yang lebih tinggi. Karena itu, HRD perlu memastikan lingkungan kerja mendukung motivasi karyawan.

✔ Peningkatan Komunikasi

Komunikasi dua arah antara karyawan dan atasan membantu masalah absensi teridentifikasi lebih cepat.


Kesimpulan

Penanganan absensi yang tidak disiplin tidak dapat dilakukan hanya dengan memberikan sanksi. HRD perlu menyeimbangkan antara pendekatan disipliner dan pendekatan suportif, sehingga penyebab sebenarnya dari ketidakdisiplinan bisa diatasi. Dengan kebijakan yang jelas, pemantauan rutin, intervensi tepat waktu, serta dukungan bagi karyawan, perusahaan dapat membangun budaya kerja yang disiplin, produktif, dan sehat.

Untuk berbagai panduan dan tips lainnya seputar HR, manajemen SDM, dan pengembangan organisasi, Anda dapat mengunjungi tipshrd.com sebagai sumber referensi terpercaya.

Via Karyawan Tidak Disiplin Absensi
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Wisata Dan Kuliner Malang Bisnis Dan Layanan Bisnis Dan Layanan Kisah Ulama Sewa mobil di Malang Personal Branding Dan Bisnis Ide Rumah Berbagi dan Menginspirasi Layanan Dropshiphing Belajar Tokopedia Ide Souvenir Bisnis UMKM Inspirasi Ide Barang Mewah Bisnis Kuliner Android handphone, iphone, laptop, and gadget Produk kosmetik berkualitas Personal Branding Dan Jurnal pendidikan Swasta Pendidikan Anak Paud/TK Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Atas Pendidikan Gadget Dan Handphone bisnis digital Macam Bisnis Online Gadget, Komputer, Dan Handphone Wisata Kebumen Tren Properti Ide Desain Rumah Modern Wisata Lokal Bisnis Online Dan UMKM Bisnis Online Bisnis Online Kuliner Khas Jawa Jajanan Malang Wisata Indah Bisnis Terbaru pendidikan, sekolah Rumah Tangga dan Gaya Hidup Kecantikan dan Perawatan Diri Masakan dan Resep Travel dan Perjalanan Kesehatan dan Kebugaran Tutorial Software dan Aplikasi Konten Kreator Digital Creator Indonesia Infrastructure Monitoring PT Exact Global Teknologi cyber security Tips Keuangan Tips Reqrut Hrd Game PC Seru Meningkatkan Kinerja & Keamanan Perusahaan Bisnis Ide Terbaru Management Bisnis Game Lokal Indonesia Game Rekomendasi Terbaik Bisnis UMKM Terbaru Strategi Investasi Properti Rekomendasi Game Terseru Desain Rumah Terbaru Modern Properti Yang Cocok Untuk Invest Liburan Dan Membuat Konten SMP Islam Annuriyah Sekolah Dasar Islam Mbarot

Penulis

Foto Profil

Dedik Irawan ✓

Berbagi insight dan sudut pandang seputar ekonomi, pembangunan, dan dinamika sosial agar isu-isu penting bisa dipahami dengan lebih sederhana, dekat, dan relevan.

Featured Post

HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil

TipsHRD.com 14 Desember 0
HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil
HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil   Panduan HRD Menyusun Kontrak Kerja yang Adil dan Patuh Hukum di Indonesia Menyusun kontrak kerja yang adil meru…

Most Popular

Cara Kerja HRD dalam Rekrutmen Karyawan

Cara Kerja HRD dalam Rekrutmen Karyawan

21 September
Perbedaan HRD dan Personalia di kantor

Perbedaan HRD dan Personalia di kantor

21 September
Contoh Laporan Bulanan HRD Perusahaan

Contoh Laporan Bulanan HRD Perusahaan

29 September
HRD dalam Mengelola Rotasi Jabatan

HRD dalam Mengelola Rotasi Jabatan

03 Oktober
Perbedaan HRD dan GA dalam Perusahaan

Perbedaan HRD dan GA dalam Perusahaan

23 September
Strategi HRD dalam Mengelola Sumber Daya Manusia

Strategi HRD dalam Mengelola Sumber Daya Manusia

21 September
Proses Administrasi yang Dilakukan HRD

Proses Administrasi yang Dilakukan HRD

23 September
HRD dalam Menyusun Program Pelatihan Internal

HRD dalam Menyusun Program Pelatihan Internal

04 Oktober
HRD dalam Mendukung Fleksibilitas Kerja

HRD dalam Mendukung Fleksibilitas Kerja

12 Oktober
HRD dan Manajemen Talent di Perusahaan

HRD dan Manajemen Talent di Perusahaan

22 September
Seedbacklink
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional

Tentang Kami

TipsHRD.com menyajikan tips HRD, manajemen SDM, rekrutmen, dan strategi karier untuk membantu profesional serta perusahaan berkembang lebih baik

Follow Us

© Hak Cipta dilindungi Undang Undang - tipshrd.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us