Telusuri
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional
Responsive Advertisement
  • Home
  • Tips HRD
    • Tips
    • HRD Modern
    • Tugas HRD
    • Tantangan HRD
  • Personalia
    • Advertorial
  • Advertorial
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional
Telusuri
Beranda Analisa Jabatan Peran HRD Tips HRD HRD dalam Membuat Analisis Jabatan Lengkap
Analisa Jabatan Peran HRD Tips HRD

HRD dalam Membuat Analisis Jabatan Lengkap

Najah Digital
TipsHRD.com
05 Des, 2025
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

HRD dalam Membuat Analisis Jabatan Lengkap
HRD dalam Membuat Analisis Jabatan Lengkap

Analisis Jabatan: Pengertian, Tahapan, dan Penerapannya dalam HRD

Analisis jabatan (job analysis) adalah proses sistematis yang digunakan HRD untuk menentukan keterampilan, tugas, pengetahuan, dan kemampuan yang diperlukan agar seseorang dapat menjalankan suatu pekerjaan secara efektif. Hasil dari analisis ini menjadi dasar penyusunan deskripsi pekerjaan (Job Description), spesifikasi jabatan (Job Specification), struktur gaji, standar evaluasi kinerja, hingga program pelatihan. Tanpa analisis jabatan yang akurat, perusahaan berisiko mengalami kesalahan rekrutmen, ketidaksesuaian kompetensi, dan ketidakefektifan dalam pengembangan SDM.

Artikel ini menguraikan tahapan lengkap dalam analisis jabatan beserta manfaat dan output yang dihasilkan. Untuk panduan HRD lainnya, Anda dapat mengunjungi https://tipshrd.com.


Tahapan Lengkap Proses Analisis Jabatan

Proses analisis jabatan dapat dibagi menjadi enam langkah utama, dimulai dari perencanaan hingga dokumentasi akhir. Setiap langkah memiliki peran penting untuk memastikan hasil yang akurat dan valid.


1. Perencanaan dan Persiapan

Tahap awal ini menentukan arah keseluruhan proses analisis jabatan. HRD melakukan beberapa aktivitas berikut:

a. Identifikasi Tujuan

HRD harus mengetahui alasan mengapa analisis jabatan dilakukan. Beberapa tujuan umum meliputi:

  • Membuka posisi baru untuk proses rekrutmen

  • Perubahan struktur organisasi

  • Penyusunan standar kinerja

  • Evaluasi jabatan untuk penyesuaian gaji

  • Menyusun kebutuhan pelatihan

  • Mengurangi turnover untuk jabatan tertentu

Dengan tujuan yang jelas, proses analisis akan lebih fokus dan efektif.

b. Pemilihan Jabatan Kunci

Tidak semua jabatan perlu dianalisis pada saat yang sama. HRD biasanya memilih:

  • Jabatan yang kritis

  • Jabatan dengan tingkat turnover tinggi

  • Jabatan baru

  • Jabatan yang berdampak besar pada kinerja perusahaan

c. Penentuan Metodologi

HRD memilih metode pengumpulan data yang paling tepat, seperti:

  • Wawancara

  • Observasi

  • Kuesioner

  • Log harian

  • Studi dokumen

Pemilihan metode dapat disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan ketersediaan sumber daya.

d. Komunikasi kepada Karyawan

HRD perlu menjelaskan tujuan dan proses analisis kepada karyawan serta supervisor yang terlibat. Langkah ini penting untuk memastikan keterbukaan, kerja sama, dan kelancaran pengumpulan data.


2. Pengumpulan Data Menggunakan Berbagai Metode

Tahap ini adalah inti dari analisis jabatan. HRD mengumpulkan informasi rinci mengenai pekerjaan yang dilakukan sehari-hari. Beberapa metode yang umum digunakan yaitu:

a. Wawancara

Dilakukan dengan pemegang jabatan dan atasan untuk menggali:

  • Tugas harian

  • Tantangan pekerjaan

  • Alat atau software yang digunakan

  • Ruang lingkup tanggung jawab

Wawancara sangat efektif untuk jabatan manajerial atau pekerjaan yang tidak bisa diamati langsung.

b. Kuesioner atau Survei

Karyawan diminta mengisi formulir mengenai:

  • Daftar tugas

  • Frekuensi pelaksanaan

  • Tingkat kepentingan

  • Beban kerja
    Metode ini efisien untuk jabatan yang banyak jumlah incumbents-nya.

c. Observasi Langsung

Cocok untuk pekerjaan operasional atau teknis yang dapat diamati prosesnya. HRD dapat melihat:

  • Cara kerja

  • Alur kegiatan

  • Peralatan yang digunakan

  • Kondisi kerja

d. Buku Harian atau Log Harian

Karyawan mencatat aktivitas mereka selama beberapa hari atau minggu. Metode ini memberi gambaran akurat tentang variasi tugas.

e. Studi Dokumen Eksisting

HRD meninjau:

  • JD/JS lama

  • SOP

  • Manual kerja

  • Struktur organisasi

  • KPI yang digunakan

Tahap ini membantu memahami konteks pekerjaan yang sedang dianalisis.


3. Analisis dan Sintesis Data

Setelah data terkumpul, HRD memasuki tahap analisis untuk merangkum informasi dan mengidentifikasi elemen-elemen penting dalam pekerjaan.

Elemen yang dianalisis meliputi:

a. Tugas dan Kewajiban (Tasks and Duties)

HRD menyusun daftar tugas inti dan tugas pendukung berdasarkan:

  • Frekuensi pekerjaan

  • Tingkat tanggung jawab

  • Dampak terhadap unit kerja

b. Kondisi Kerja (Working Conditions)

Meliputi:

  • Lingkungan fisik

  • Potensi risiko atau bahaya

  • Jam kerja

  • Tingkat tekanan pekerjaan

  • Interaksi dengan mesin atau alat tertentu

c. Standar Kinerja (Performance Standards)

HRD menentukan kriteria mengenai:

  • Kualitas yang diharapkan

  • Kuantitas output

  • Ketepatan waktu

  • Prosedur kerja yang harus diikuti

Standar ini kelak digunakan untuk penilaian kinerja.

d. Kompetensi yang Diperlukan (Knowledge, Skills, and Abilities – KSA)

Termasuk:

  • Pengetahuan teknis

  • Hard skills (misalnya penggunaan software tertentu)

  • Soft skills (komunikasi, manajemen waktu, koordinasi)

  • Kemampuan fisik dan mental


4. Penyusunan Job Description (JD)

Setelah data dianalisis, HRD menyusun deskripsi pekerjaan. Komponen wajib JD meliputi:

  • Nama Jabatan

  • Departemen dan Lini Pelaporan

  • Ringkasan Jabatan

  • Tugas dan Tanggung Jawab Utama

  • Wewenang (Authority Level)

  • Hubungan Kerja (Internal & Eksternal)

  • Kondisi Kerja

  • Indikator Kinerja Utama (KPI)

JD harus ditulis secara jelas, ringkas, dan mudah dipahami oleh seluruh pihak.


5. Penyusunan Job Specification (JS)

JS berfungsi menentukan siapa yang cocok untuk menduduki jabatan tersebut. Komponen JS meliputi:

  • Pendidikan minimal

  • Pengalaman kerja yang diperlukan

  • Hard skills dan soft skills

  • Sertifikasi (jika dibutuhkan)

  • Kompetensi inti dan kompetensi manajerial

  • Kemampuan fisik atau mental tertentu

  • Persyaratan lainnya seperti lisensi atau izin khusus


6. Verifikasi, Dokumentasi, dan Finalisasi

Tahap penutup meliputi:

  • Memverifikasi dokumen dengan kepala departemen

  • Meminta persetujuan manajemen

  • Menyimpan catatan analisis

  • Mengomunikasikan JD/JS kepada pemegang jabatan

  • Melakukan revisi berkala sesuai kebutuhan

Verifikasi penting untuk memastikan dokumen benar-benar menggambarkan pekerjaan secara akurat.


Manfaat Utama Analisis Jabatan bagi Perusahaan

Melakukan analisis jabatan secara tepat memberikan dampak strategis antara lain:

1. Rekrutmen Tepat Sasaran

HRD dapat memilih kandidat yang sesuai kompetensi dan kebutuhan pekerjaan.

2. Penentuan Gaji yang Objektif

Struktur gaji menjadi lebih adil berdasarkan bobot jabatan.

3. Pengembangan Pelatihan yang Relevan

Program training tidak lagi bersifat generik, tetapi berbasis kebutuhan aktual.

4. Penilaian Kinerja Lebih Akurat

KPI disusun berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang jelas.

5. Pengembangan Karier Lebih Terarah

Career path dapat dibangun berdasarkan kompetensi jabatan yang terukur.


Kesimpulan

Analisis jabatan merupakan fondasi utama dalam seluruh fungsi HRD. Proses ini membantu perusahaan memahami peran, tugas, dan kompetensi yang dibutuhkan untuk setiap jabatan. Dengan memiliki JD dan JS yang akurat, perusahaan dapat menjalankan rekrutmen, evaluasi kinerja, pelatihan, serta manajemen kompensasi dengan lebih efektif dan efisien.

Untuk referensi dan artikel HRD lainnya, Anda dapat mengunjungi https://tipshrd.com.

Via Analisa Jabatan
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

- Advertisment -
Responsive Advertisement
- Advertisment -
Responsive Advertisement

Wisata Dan Kuliner Malang Bisnis Dan Layanan Bisnis Dan Layanan Kisah Ulama Sewa mobil di Malang Personal Branding Dan Bisnis Ide Rumah Berbagi dan Menginspirasi Layanan Dropshiphing Belajar Tokopedia Ide Souvenir Bisnis UMKM Inspirasi Ide Barang Mewah Bisnis Kuliner Android handphone, iphone, laptop, and gadget Produk kosmetik berkualitas Personal Branding Dan Jurnal pendidikan Swasta Pendidikan Anak Paud/TK Pendidikan Dasar Pendidikan Menengah Atas Pendidikan Gadget Dan Handphone bisnis digital Macam Bisnis Online Gadget, Komputer, Dan Handphone Wisata Kebumen Tren Properti Ide Desain Rumah Modern Wisata Lokal Bisnis Online Dan UMKM Bisnis Online Bisnis Online Kuliner Khas Jawa Jajanan Malang Wisata Indah Bisnis Terbaru pendidikan, sekolah Rumah Tangga dan Gaya Hidup Kecantikan dan Perawatan Diri Masakan dan Resep Travel dan Perjalanan Kesehatan dan Kebugaran Tutorial Software dan Aplikasi Konten Kreator Digital Creator Indonesia Infrastructure Monitoring PT Exact Global Teknologi cyber security Tips Keuangan Tips Reqrut Hrd Game PC Seru Meningkatkan Kinerja & Keamanan Perusahaan Bisnis Ide Terbaru Management Bisnis Game Lokal Indonesia Game Rekomendasi Terbaik Bisnis UMKM Terbaru Strategi Investasi Properti Rekomendasi Game Terseru Desain Rumah Terbaru Modern Properti Yang Cocok Untuk Invest Liburan Dan Membuat Konten SMP Islam Annuriyah Sekolah Dasar Islam Mbarot

Penulis

Foto Profil

Dedik Irawan ✓

Berbagi insight dan sudut pandang seputar ekonomi, pembangunan, dan dinamika sosial agar isu-isu penting bisa dipahami dengan lebih sederhana, dekat, dan relevan.

Featured Post

HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil

TipsHRD.com 14 Desember 0
HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil
HRD dalam Menyusun Kontrak Karyawan yang Adil   Panduan HRD Menyusun Kontrak Kerja yang Adil dan Patuh Hukum di Indonesia Menyusun kontrak kerja yang adil meru…

Most Popular

Cara Kerja HRD dalam Rekrutmen Karyawan

Cara Kerja HRD dalam Rekrutmen Karyawan

21 September
Perbedaan HRD dan Personalia di kantor

Perbedaan HRD dan Personalia di kantor

21 September
Contoh Laporan Bulanan HRD Perusahaan

Contoh Laporan Bulanan HRD Perusahaan

29 September
HRD dalam Mengelola Rotasi Jabatan

HRD dalam Mengelola Rotasi Jabatan

03 Oktober
Perbedaan HRD dan GA dalam Perusahaan

Perbedaan HRD dan GA dalam Perusahaan

23 September
Strategi HRD dalam Mengelola Sumber Daya Manusia

Strategi HRD dalam Mengelola Sumber Daya Manusia

21 September
Proses Administrasi yang Dilakukan HRD

Proses Administrasi yang Dilakukan HRD

23 September
HRD dalam Menyusun Program Pelatihan Internal

HRD dalam Menyusun Program Pelatihan Internal

04 Oktober
HRD dalam Mendukung Fleksibilitas Kerja

HRD dalam Mendukung Fleksibilitas Kerja

12 Oktober
HRD dan Manajemen Talent di Perusahaan

HRD dan Manajemen Talent di Perusahaan

22 September
Seedbacklink
Tipshrd.com – Inspirasi, Panduan, & Strategi HRD untuk Profesional

Tentang Kami

TipsHRD.com menyajikan tips HRD, manajemen SDM, rekrutmen, dan strategi karier untuk membantu profesional serta perusahaan berkembang lebih baik

Follow Us

© Hak Cipta dilindungi Undang Undang - tipshrd.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Advertisement
  • Contact Us